
aku, sebentuk hati, dan seulas harap
April 15, 2011ada rasa yang membunuhmu perlahan
seketika menyeruak, meruap dalam hatimu
seperti racun yang enggan kau tolak
tanpa pernah kau tau ketika ia mulai menyelinap,
mengelabui benak dengan penuh pesona
hingga sontak kau menaruh harap
menitipkan hati pada orang yang tak tentu,
meminjamkan rasa pada orang asing yang singgah…
hingga akhirnya kau duduk tergugu
menatap nanar pada hari yang berlari
memandang iri pada bias rona mentari…
dan kau lupa pada indahnya hidup
seolah sontak duniamu berhenti dan mulai luruh…
aku hanya punya asa segenggam,
semoga aku tak perlu merasakannya mati.
aku hanya punya cinta sejumput,
semoga tak perlu tetap kusimpan di hati.
aku hanya punya sekata cerita,
semoga sempat kuucap padamu…
-bandung, 6 januari 2011-